Polusi Informasi

Dalam beberapa artikel di blog atau web, polusi informasi biasa disebut dengan Information Overload. Di sini saya menggunakan istilah yang cocok dalam bahasa indonesia. Ketika kita mendapatkan lebih banyak informasi daripada yang dapat kita proses untuk mengambil keputusan, lalu menyebabkan tertundanya pengambilan keputusan atau bahkan pengambilan keputusan yang salah, saat itulah kita mengalami Polusi Informasi. Polusi informasi terjadi karena banyaknya informasi yang tersebar di sekeliling kita, yang sebenarnya tidak benar-benar kita butuhkan. Televisi, media cetak, internet, telepon genggam adalah beberapa contoh media yang bisa menyebabkan polusi informasi jika kita tidak bijak dalam menyaring. Polusi informasi bisa berakibat menurunnya produktifitas, kehilangan fokus, dan tertundanya pengambilan keputusan. Kebanyakan orang yang hidup di zaman polusi informasi, akan cenderung menjadi generalis. Mengetahui hampir semua bidang ilmu, tetapi hanya kulitnya saja. Dalam jangka panjang, tentu saja hal ini sangat merugikan.

info_overload
Pernah tidak, ketika sedang bekerja di depan komputer tiba-tiba mendapat pesan terusan dari teman lewat aplikasi chat di HP yang ternyata info nya tidak begitu penting? Atau ketika sedang fokus membaca artikel tertentu di web, anda malah login ke twitter dan membaca linimasa yang di dalamnya banyak sekali tautan artikel yang sebenarnya tidak perlu dibaca? Selamat, anda terkena polusi informasi!
Kalau begitu kita harus bagaimana? Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi informasi :
0. Beri waktu yang lebih banyak untuk mencari/membaca informasi yang benar-benar kita butuhkan, coba abaikan informasi lain yang tidak terlalu penting.
1. Fokuslah pada kualitas informasi, bukan pada jumlah informasi.
2. Belajar bagaimana cara membuat suatu informasi yang lebih baik, dengan menulis artikel atau publikasi ilmiah, presentasi yang bagus, mengabarkan hal yang penting.
3. Single-tasking, tetaplah bekerja fokus pada satu hal sampai pekerjaan selesai.
4. Luangkan waktu sejenak untuk terputus dengan alat komunikasi apapun. Jika tidak bisa, non-aktifkan pemberitahuan email masuk, pesan singkat, mention twitter, atau jejaring sosial yang sekiranya dapat mengganggu aktifitas.
5. Cobalah untuk bijak menggunakan layanan web. Pilih satu saja jejaring sosial yang benar-benar dibutuhkan, gunakan satu akun email untuk berkirim surat, ikuti mailing-list sesuai bidang yang anda tekuni.

Sebuah forum penelitian telah dibentuk yaitu Information Overload Research Group http://iorgforum.org yang bertujuan untuk mengurangi polusi informasi. Forum ini terdiri atas peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai bidang ilmu di seluruh dunia. Jika kita tidak bisa berkontribusi dalam forum tersebut, minimal kita bisa menerapkan beberapa solusi yang telah dijabarkan di atas.

*Gambar diambil dari sini

Advertisements
About

I'm not a geek, nor a techie

Tagged with:
Posted in Idea and Thought

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: