Konfigurasi ARM Tiny6410 SBC dengan Linux BlankOn 8.0

Tulisan ini menjelaskan langkah-langkah dalam konfigurasi dan pengaturan ARM Tiny6410 SBC (Single Board Computer) dari FriendlyARM menggunakan distro Linux BlankOn versi 8.0 (Rote). Bagi pengembang embedded systems, tentunya tidak asing dengan arsitektur prosesor ARM yang sudah banyak digunakan pada perangkat bergerak/mobile. Arsitektur ARM ada berbagai versi dan masing-masing memiliki fitur khusus dalam penggunaannya. SBC ini menggunakan prosesor Samsung S3C6410 ARM11 dengan frekuensi 533Mhz. Silakan lihat pranala ini untuk lebih detail tentang Arsitektur ARM.

Tiny6410 SBC

Tiny6410 SBC

Pada konfigurasi ini, karena di laptop saya tidak terdapat port serial/RS232 maka saya menggunakan USB-to-serial converter dari Prolific untuk komunikasi antara laptop dengan Tiny6410 SBC. Selanjutnya laptop kita sebut sebagai Sistem Pengembangan, dan Tiny6410 SBC kita sebut sebagai Sistem Target. Untuk sistem pengembangan terpasang distro Linux BlankOn 8.0 (Rote), sedangkan sistem target terpasang Emdebian. Sebenarnya standar SBC ini menggunakan Linux bawaan dari vendor FriendlyARM, tetapi untuk tujuan pengembangan khusus maka dipasanglah Emdebian yang merupakan turunan Debian (Squeeze) difokuskan untuk perangkat embedded.

Ok tidak perlu berlama-lama, kita mulai saja konfigurasinya :
1. Hubungkan kabel serial yang sudah ada USB-to-serial converter, konektor satu ke port serial sistem target, dan konektor satunya lagi ke port USB sistem pengembangan.

2. Jika dalam sistem pengembangan kita belum terpasang minicom, pasanglah minicom terlebih dahulu. Buka terminal, ketik

sudo apt-get install minicom

3. Jalankan minicom pada terminal, ketik

sudo minicom.

akan muncul pada terminal seperti berikut :

minicom_welcome

4. Saat berkomunikasi melalui port serial, kita harus menentukan port serial yang kita gunakan dalam konfigurasi minicom. Untuk itu kita lihat terlebih dahulu posisi port yang kita gunakan dengan perintah “dmesg” pada terminal.

converter_usb

Dari keterangan di atas, kita ketahui bahwa port serial terletak pada ttyUSB4.

5. Keluar dari minicom dengan perintah

sudo pkill minicom

6. Untuk melakukan pengaturan, buka minicom dengan perintah

sudo minicom -s

7. Pilih konfigurasi port serial lalu tekan Enter, maka akan muncul menu seperti berikut :

minicom_setting

8. Aturlah port serial pada /dev/ttyUSB4, lalu atur Hardware & Software flow control ke pilihan Tidak. Kemudian tekan Enter untuk keluar ke menu utama.

9. Pilih Simpan konfigurasi sebagai dfl untuk menyimpan.

10. Keluar dari minicom, lalu buka lagi minicom dengan perintah “sudo minicom”. Setelah itu tekan Enter untuk masuk ke terminal pada sistem target. Jika berhasil kita bisa login dengan username dan password “root” seperti gambar di bawah :

 emdebian_login

Ketika telah login sebagai root ke dalam Sistem Target, maka kita bisa memperlakukannya layaknya Sistem Pengembangan yaitu bisa menulis, menghapus dan menjalankan berkas yang telah kita pasang pada Sistem Target. Selanjutnya tergantung kreatifitas kita sendiri untuk melakukan pengembangan pada Sistem Target.

Selamat mencoba!

Advertisements
About

I'm not a geek, nor a techie

Posted in Embedded Systems, GNU/Linux

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: